oleh Guntur Bisowarno S.Si. Apt
Apoteker Jamoe Nusantara
Apoteker Herbalis Nusantara
Apoteker Bambooe Nusantara
Apoteker Batike Nusantara
yg tinggal di Purwosari Pasuruan Jatim
085235807140
Apoteker Jamoe Nusantara
Apoteker Herbalis Nusantara
Apoteker Bambooe Nusantara
Apoteker Batike Nusantara
yg tinggal di Purwosari Pasuruan Jatim
085235807140
Kajian & Penalaran Serta Kecerdasan Multidimensional Rasa Rasha
Menggunakan Penemuan IPTEK Terapan
Berdasarkan Alat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi LIMAS BAMBOO : LIMBOO
Dan Kartu Kepemimpinan dan Manajerial Nusantara : Alat Ukur Kepemimpinan Hasta Borobudur IX
"Hidup ini bukan mencari WAH. Tapi WOH. WAH (kulit), WOH (isi)."
(Sumber Padepokan Tri Buwana Langgeng)
Daya Hidup Melingkupi Wadah Hidup
Wadah Hidup Di Lingkupi Daya Hidup
Pikiran Pemikiran dan Pola Pikir Mempengaruhi Perilaku
Kebisaan dan Kebiasaan Perilaku Mempengaruhi Pikiran Pemikiran dan Pola Pikir
Jiwalah, Jiwangga Di Dadalah PR_ING Sun lah Mampu Menyeimbangkan
dan Menyelaraskannya.
(Sumber Padepokan Tri Buwana Langgeng)
Daya Hidup Melingkupi Wadah Hidup
Wadah Hidup Di Lingkupi Daya Hidup
Pikiran Pemikiran dan Pola Pikir Mempengaruhi Perilaku
Kebisaan dan Kebiasaan Perilaku Mempengaruhi Pikiran Pemikiran dan Pola Pikir
Jiwalah, Jiwangga Di Dadalah PR_ING Sun lah Mampu Menyeimbangkan
dan Menyelaraskannya.
Membicarakan Ruangan Panggilan Yang Meruang dan Meruah
20 Juni 2012
21 Juni 2012
8 - 9 Oktober 2012
29 Oktober 2014
Boko (itu suasananya, itulahnya badan sukmanya),
Boro (wujut suasananya, istilahnya badan raganya)
TRITUNGGAL = TRIBAWANA LANGGENG = SUKMA TUNGGAL = KODIM AZALI ABADI
Meliputi:
(1) SUKMA SEJATI = sukmanya hidup yang berada pada manusia, yang menghidupi KODRATnya manusia.
(2) SUKMA KAWEKAS = sukma awal sekaligus akhir, disebut juga SUKMANYA GUSTI.
(3) ROH KUDUS = Roh Suci yang menjadi hidup sejatinya manusia.
Inilah museum yang menyimpan potongan dari Candi Borobudur yang tersusun dari 2 juta balok batu vulkanik yang dipahat sedemikian sehingga saling mengunci. Candi ini dibangun selama 75 tahun, sejak pertengahan abad ke - 9 hingga awal abad ke - 11. Dulunya, candi ini menjadi tempat peziarahan umat Buddha dari China, India, Tibet, dan Kamboja.


















